-->

Sabtu, 27 Desember 2025

Sekda Kab.Karawang Tinjau Langsung Persiapan Pilkades Cadaskertajaya

KARAWANG | Mediasinfo.net - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan dilaksanakan besok minggu 28 Desember 2025 di sembilan Desa yang ada di Kabupaten Karawang.

Sekda Kabupaten karawang Asep Aang Rahmatullah bersama Plt.Camat Telagasari di dampingi oleh Danramil 0409/Telagasari dan Kapolsek Telagasari melakukan pengecekan Tempat pemungutan suara Desa Cadaskertajaya sekaligus mempertanyakan sejauh mana persiapan kepada ketua panitia. Sabtu (27/12/2025).

Pilkades Cadaskertajaya akan dilaksanakan besok dengan dua calon kepala desa yang telah ditetapkan diantaranya Nomor urut 1 Ade Wawan Saputra dan nomor urut 2 Nurki. 

Sementara teknis pemilihan yang sekarang berbasis digital bukan dengan cara mencoblos gambar calon, pemilihan dengan cara digital ini pertama kalinya dilakukan di Kabupaten Karawang.

Warga Desa Cadaskertajaya yang sudah terdaftar sebagai pemilih di Daftar Pemilih Tetap sebanyak 2720 orang, besok akan berbondong-bondong mendatangi TPS untuk melaksanakan hak pilihnya untuk menentukan siapa pemimpin mereka hingga delapan tahun mendatang.  (Jide).

Kamis, 25 Desember 2025

Aksi Demo Warga Cilewo Berakhir Dengan Penyegelan Kantor Desa

KARAWANG | Mediasinfo.net - Warga Desa Cilewo Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang kembali melakukan aksi demo dikantor Desa. Aksi tersebut dilakukan oleh Forum Masyarakat Cilewo Bersatu (FMCB) yang mempertanyakan sejumlah program pembangunan desa yang diduga bermasalah. Kamis (25/12/2025).

Dalam aksi demo ketua Forum masyarakat Cilewo Bersatu bersama kepala Desa Cilewo, Camat Telagasari, Kapolsek Telagasari, Danramil 0409/Telagasari, Kepala Dinas DPMD Kabupaten Karawang melakukkan audensi di aula Desa Cilewo.

Dalam audiensi tersebut, warga menyoroti beberapa kegiatan yang dinilai tidak transparan, di antaranya pembangunan posyandu, pengadaan mobil ambulans desa, pembangunan drainase, serta dugaan adanya praktik joki dalam kinerja kepala dusun. Kondisi itu memicu asumsi dan kecurigaan tokoh masyarakat terhadap adanya dugaan penyelewengan dana desa.

Salah satu warga yang ikut dalam audensi bersama kepala Dinas DPMD yang didampingi Camat Telagasari mengatakan dirinya meminta untuk menghadirkan oknum LPM, Ketua BPD dan ketua BumDes Desa Cilewo.

"Kami minta untuk menghadirkan LPM, Ketua BPD dan Ketua Bumdes, dari kemaren kami meminta agar menghadirkan orang-orang tersebut sampai sekarang tidak ada hadir." Ucap warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Kepala Desa Cilewo Wulandani dalam audensi mengaku selama menjabat kepala desa, ia diperlakukan seperti boneka, sehingga masyarakat yang mendengarnya menjadi geram. Pengakuan itu diungkapkan Wulandani didepan Kepala DMPD Kabupaten Karawang yang didampingi Camat Telagasari Komarudin.

Setelah melakukan audensi akhirnya kepala desa, camat dan kadis DPMD menuruti dan menyetujui tuntutan warga yang dituangkan dalam surat pernyataan dan langsung ditanda tangani oleh kepala desa cilewo, Camat Telagasari, kepala Dinas DPMD Kabupaten Karawang, Danramil Telagasari dan ketua Forum.

Setelah audensi ditutup Wulandani selaku kepala desa cilewo menemui warganya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat cilewo terkait podcast, dirinya pun memberitahu kepada warganya tentang pelayanan umum desa cilewo sementara di alihkan ke kecamatan. 

"Pelayanan Desa Cilewo sementara di alihkan ke Kecamatan Telagasari." Pungkas Wulandani selaku Kades Cilewo.

Setelah Wulandani meminta maaf kepada masyarakatnya, Warga pun langsung melakukan penyegelan kantor desa cilewo. (Jide).

Rabu, 24 Desember 2025

Personel Gabungan Siap Amankan Nataru di Pedes, Fokus Sinergi Tiga Pilar

KARAWANG | Mediasinfo.net – Kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah Kecamatan Pedes, Karawang, telah dipastikan.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Pengecekan Personel yang digelar pagi ini, Rabu, (24/12/2025).

Apel siaga tersebut dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Payungsari dan dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB.

Danramil 0405/Pedes, Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H. memastikan komando atas mengetahui kesiapan di lapangan.

Kapten Chk Oman Adiana Saputra, S.H., menekankan pentingnya kolaborasi tiga pilar dalam pengamanan ini.

Kegiatan apel dihadiri lengkap oleh Camat Pedes, Kapolsek Pedes, serta perwakilan instansi pendukung lainnya.

"Kuat personel yang kami siagakan mencapai 30 orang dari berbagai unsur, siap menjaga ketertiban umum," tegas Kapten Oman.

Personel tersebut mencakup kekuatan dari Koramil dan Polsek Pedes, serta didukung oleh Pol PP, Kesehatan, BPBD, dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

Kapten Oman menambahkan bahwa kehadiran tim lengkap ini menunjukkan komitmen untuk memberikan rasa aman.

"Selama giat berlangsung, kami pastikan dalam keadaan aman dan kondusif. Ini adalah cerminan sinergi yang kuat di Pedes," pungkasnya.

Pengerahan 30 personel gabungan ini diharapkan mampu mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan selama perayaan Nataru 2026. (red).

Puluhan Personel Gabungan Amankan Rest Area KM 62 Cikampek Menjelang Nataru 2026

KARAWANG | Mediasinfo.net – Operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kabupaten Karawang telah memasuki fase siaga penuh.

Pengamanan dipusatkan pada jalur vital di Pos Pengamanan (Pos PAM) Rest Area KM 62 Ruas Tol Cikampek-Jakarta.

Kapten Inf Suryadi, selaku Danramil 0412/Klari, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan personel gabungan telah dimulai secara disiplin pada hari Rabu, 24 Desember 2025.

"Tepat pada Pukul 08.00 Wib, seluruh personel telah bersiaga penuh di Pos PAM Rest Area KM 62," ujar Kapten Inf Suryadi pada Rabu (24/12/2025).

Sambungnya, pengamanan mencapai 14 personel dari berbagai unsur, yang siap melayani masyarakat.

"Kami fokus pada pengamanan dan memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang melaksanakan liburan Natal dan Tahun Baru 2026," tegasnya.

Personel gabungan tersebut mencakup unsur Polres Karawang, Polsek Purwasari, Koramil 0412/Klari, Koramil 0410/Pangkalan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ia menjelaskan, tugas utama yang dilaksanakan meliputi siaga di pos dan memberikan pelayanan prima, mulai dari antisipasi keamanan hingga bantuan darurat.

Hingga laporan disampaikan pagi ini, Kapten Suryadi memastikan kondisi di lapangan sangat terkendali.

"Selama giat berjalan aman dan lancar," tutupnya, memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa jalur mudik Nataru di Karawang kondusif. (red).

Jumat, 19 Desember 2025

Resmi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Sang Ayah Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek


BEKASI | Mediasinfo.net -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi pada Sabtu (20/12/2025). 

Selain Bupati, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu HM Kunang selaku ayah Bupati, dan Sarjan selaku pihak swasta.

Diketahui, Bupati Ade dan ayahnya ditangkap bersama delapan orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (18/12/2025). 

"Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu ADK (Ade Kuswara Kunang), HMK (HM Kunang), dan SRJ (Sarjan),” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Sabtu.

Asep mengatakan, kasus suap ini bermula setelah Ade Kuswara terpilih sebagai Bupati Bekasi, menjalin komunikasi dengan Sarjan selaku pihak swasta penyedia paket proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Dari komunikasi tersebut, dalam rentang satu tahun terakhir, Bupati Ade rutin meminta ‘ijon’ paket proyek kepada Sarjan melalui perantara HM Kunang. “Total ‘ijon’ yang diberikan oleh Sarjan kepada Bupati Ade bersama-sama HM Kunang mencapai Rp9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” ujarnya.

Selain aliran dana tersebut, sepanjang tahun 2025, Bupati Ade juga diduga mendapatkan penerimaan lainnya yang berasal dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp4,7 miliar. Dalam operasi senyap ini, KPK mengamankan barang bukti di rumah Bupati Ade berupa uang tunai senilai Rp200 juta.

Atas perbuatannya, Bupati Ade Kuswara bersama-sama HM Kunang selaku pihak penerima disangkakan Pasal 12 a atau Pasal 11 dan Pasal 12B Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang TPK juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Sementara, Sarjan selaku pihak pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang TPK. ***

Suber : Kompas

Kamis, 18 Desember 2025

PMII Peringatkan Bupati dan Sekda Karawang Atas Tidak Optimalnya Realisasi Anggaran Disdik dan Dinas Pertanian

KARAWANG | Mediasinfo.net - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyampaikan WARNING AKADEMIS kepada Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang atas tidak optimalnya realisasi anggaran pada Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian, dua Organisasi Perangkat Daerah strategis yang bersentuhan langsung dengan hak dasar masyarakat serta masa depan pembangunan daerah.

PMII menilai bahwa realisasi anggaran yang hanya berada di kisaran 70 persen pada kedua dinas tersebut tidak dapat dibenarkan dan tidak layak disebut sebagai keberhasilan kebijakan. Dalam perspektif kebijakan publik dan hukum administrasi negara, kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian program yang telah direncanakan dan disahkan melalui APBD gagal dijalankan secara efektif, sehingga merugikan masyarakat luas.

Pada sektor pendidikan, rendahnya realisasi anggaran berimplikasi serius terhadap terhambatnya pemenuhan hak konstitusional warga negara atas pendidikan yang layak, mulai dari kualitas sarana dan prasarana, mutu pembelajaran, hingga dukungan terhadap tenaga pendidik sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

Sementara itu, pada sektor pertanian, PMII menilai persoalannya jauh lebih fundamental. Karawang merupakan lumbung padi nasional dengan mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Dengan posisi strategis tersebut, petani seharusnya menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam penyediaan dan perawatan infrastruktur pertanian.

Tidak optimalnya realisasi anggaran Dinas Pertanian berdampak langsung pada mandeknya pembangunan jaringan irigasi, jalan usaha tani, sarana pascapanen, serta dukungan produksi pertanian. Padahal, infrastruktur pertanian merupakan kunci peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, serta instrumen utama dalam pengentasan kemiskinan struktural di Karawang.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Cabang PMII Karawang menegaskan:

“Karawang adalah lumbung padi nasional. Ketika anggaran pertanian tidak direalisasikan secara optimal, maka yang dikorbankan bukan hanya program, tetapi nasib petani dan arah pembangunan daerah. Jika sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar justru diabaikan, maka wajar jika kemiskinan terus direproduksi dari tahun ke tahun.”

Ia menambahkan:

“Pendidikan dan pertanian adalah fondasi. Jika dua sektor ini gagal dikelola secara serius, maka pembangunan Karawang akan berjalan tanpa arah dan hanya melahirkan ketimpangan sosial baru.”

Dalam kerangka good governance, pengelolaan APBD wajib berlandaskan asas efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, PMII menegaskan bahwa persoalan ini tidak dapat direduksi sebagai kesalahan teknis dinas semata, melainkan merupakan persoalan struktural yang mencerminkan lemahnya fungsi perencanaan, pengendalian, dan pengawasan kebijakan di tingkat pimpinan daerah.

Atas dasar tersebut, PMII secara tegas memperingatkan Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang untuk:

1. Melakukan evaluasi menyeluruh, objektif, dan terbuka terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian;

2. Mengambil langkah korektif serta menjatuhkan sanksi administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila ditemukan kelalaian dan kegagalan kinerja;

3. Menjamin keterbukaan data dan informasi realisasi anggaran sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Sebagai penutup, Ketua Cabang PMII menegaskan komitmen organisasi:

“PMII berkomitmen membangun kota dan merawat desa sebagai satu kesatuan pembangunan yang berkeadilan. Ketika pendidikan terhambat dan petani terabaikan, maka yang gagal bukan hanya program, tetapi arah pembangunan itu sendiri. Karawang tidak membutuhkan slogan, melainkan kebijakan yang nyata, berpihak pada rakyat, dan bertanggung jawab secara hukum dan moral.”

PMII menegaskan bahwa WARNING AKADEMIS ini merupakan bentuk tanggung jawab intelektual dan kontrol demokratis mahasiswa untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap berada dalam koridor hukum, akuntabilitas, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat luas. (Rul/red).

Rabu, 10 Desember 2025

Seorang Kakek Dituduh Mencabuli Anak Dibawah Umur, Keluarga Menduga Berawal dari Konflik Sengketa Tanah

KARAWANG | Mediasinfo.net – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan ke Polres Karawang pada 11 September 2025 kini menyisakan tanda tanya besar di kalangan tetangga. Selasa (9/12/2025).

Seorang kakek inisial W berusia 63 tahun dilaporkan oleh Nenek korban, Ibu inisila C, atas tuduhan mencabuli cucunya, Ats (7). Namun, pihak keluarga kakek W dan beberapa tetangga menduga laporan ini adalah fitnah yang berakar dari perselisihan pribadi dan sengketa air got.

​Kronologi Tuduhan pencabulan ini diduga terjadi pada 9 Agustus 2025. Ibu C kemudian melaporkan Kakek W ke Polres Karawang sebulan kemudian, tepatnya pada 11 September 2025. ​Menurut keterangan beberapa tetangga yang enggan disebutkan namanya, konflik antara Kakek W dan Ibu C sudah berlangsung sejak sebelum tuduhan pencabulan mencuat.

​Sekitar bulan Juli 2025, dikabarkan terjadi perselisihan sengit antara kedua belah pihak terkait pembuangan air got atau air kotoran dari kamar mandi milik Ibu C yang dialirkan ke lahan milik Kakek W. Peneguran ini bahkan terjadi saat Kakek W sedang sibuk mempersiapkan acara hajatan pernikahan anaknya.

​Persoalan Uang Rp50 Ribu: Perselisihan lain terkait uang senilai Rp50.000. Diceritakan bahwa korban, Ats pernah mengambil uang tersebut dari saku baju Kakek W. Saat dikejar ke rumahnya, Ibu C disebut-sebut tidak terima. Pihak keluarga Kakek W menduga kejadian ini dipelintir oleh Ibu C, dengan narasi bahwa uang Rp50.000 adalah uang suap yang diberikan W agar Ats bersedia dilecehkan.

​"Kami sangat yakin ini fitnah keji. Berawal dari air got itu, dan masalah uang 50 ribu yang dicuri lalu diputar balik seolah uang sogokan untuk cabul. Sungguh jahat sekali menuduh orang setua itu hanya karena dendam," ujar seorang tetangga yang dekat dengan Kakek W.

​Hukum Harus Menjadi Penengah ​Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Karawang. Publik menantikan proses hukum yang adil dan transparan untuk membuktikan kebenaran di balik laporan ini. 

Di satu sisi, penting untuk memastikan perlindungan terhadap korban anak, namun di sisi lain, dugaan fitnah yang berlandaskan konflik pribadi harus diselidiki secara mendalam untuk mencegah salah tangkap dan pencemaran nama baik.

​Pihak Kakek W berharap kepolisian dapat menelusuri motif pelaporan secara menyeluruh, termasuk dugaan adanya dendam pribadi yang mendasari tuduhan serius ini. (***).

Selasa, 09 Desember 2025

TNI Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Plat Besi, Gantikan Jembatan Bambu Rapuh

KARAWANG | Mediasinfo.net - Akses penting yang selama ini menjadi urat nadi dua kabupaten, Karawang dan Bogor, akhirnya diperkuat. Puluhan Prajurit TNI dari Kodim 0604/Karawang bersama masyarakat di dua desa perbatasan menggelar aksi gotong royong besar-besaran untuk membangun jembatan gantung permanen.

Jembatan ini merupakan penghubung utama antara Desa Cikutamahi (Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor) dan Desa Medalsari (Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang).

Sebelumnya, jembatan tersebut hanya berupa struktur bambu yang rapuh, berisiko tinggi, dan rentan rusak akibat cuaca.

Danramil 0401/Pangkalan, Kapten Inf Sukarya, menegaskan komitmen TNI dalam memastikan keselamatan dan kelancaran mobilitas warga.

"Kami hadir bersama masyarakat untuk mengubah struktur yang sebelumnya hanya bambu. Ini tidak layak dan sangat berbahaya bagi warga yang melintas sehari-hari," ujar Kapten Sukarya saat ditemui di lokasi pembangunan Rabu( 10/11/2025).

Menurutnya, jembatan baru ini akan dibangun menggunakan material yang jauh lebih kuat, yakni plat besi, menjadikannya jembatan gantung yang kokoh dan tahan lama.

"Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga pada pembangunan infrastruktur yang mendesak. 

Kami memastikan jembatan ini aman dan berfungsi optimal bagi aktivitas pendidikan, kesehatan, dan terutama pergerakan ekonomi masyarakat di perbatasan," tambah Danramil.

Pembangunan jembatan ini disambut antusias oleh warga dari Desa Cikutamahi maupun Desa Medalsari. 

Gotong royong terlihat jelas, di mana warga bergiliran membantu prajurit mengangkut material, memasang rangka, dan mempersiapkan fondasi.

Jembatan yang kuat dan permanen ini diharapkan tidak hanya mengurangi risiko kecelakaan, tetapi juga memangkas waktu tempuh dan biaya logistik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi di dua desa tersebut.

Kodim 0604/Karawang berkomitmen untuk mengawasi dan menyelesaikan proyek ini secepat mungkin agar masyarakat dapat segera menikmati akses yang aman dan layak. (red).

Syarif Hidayat Kuasa Hukum Neni Bacakan Nota Pembelaan di Persidangan

KARAWANG | Mediasinfo.net - Kasus dugaan penggelapan mobil yang dituduhkan kepada Neni seorang ibu menyusui yang sempat menyita perhatian publik kini memasuki babak pembelaan dalam persidangan pidana di mana penasihat hukumnya Syarif Hidayat, SH membacakan nota pembelaan (pledoi/pleidoi) sebagai tanggapan atas tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), bertujuan untuk membantah dakwaan, memohon keringanan hukuman, atau bahkan pembebasan dengan menyajikan argumen hukum dan fakta yang meringankan terdakwa. Selasa (9/12/2025).

Sebelumnya, Neni dalam kedudukan sebagai tersangka sempat menjadi tahanan pengadilan negeri Karawang. Kuasa hukum Neni mengajukan permohonan agar kliennya tidak ditahan, mengingat tersangka sedang memiliki anak yang masih kecil dan masih membutuhkan susu ibunya sebagai asupan pokok. Hakim mengabulkan permohonan tersebut, dengan membebaskan Neni selama persidangan.

" Sidang pembelaan klien kami sodara Neni dengan membacakan nota pembelaan yang intinya pernyataan hukum bahwa dalam kasus ini terdakwa tidak memiliki niat jahat (mensrea) sehingga patut majlis hakim memberikan putusan bebas dari segala tuntutan." Ucap Syarif Hidayat kepada mediasinfo.net usai sidang.

Neni didakwa dengan tuduhan pelanggaran Undang-undang Jaminan Fidusia (UU Nomor 42 tahun 1999) pasal 36 dengan tuntutan hukuman percobaan selama 3 bulan. Neni saat ini tidak ditahan. (Jide).

Rabu, 03 Desember 2025

Dukung Ketahanan Pangan Lokal, BUMDes Anggadita Bersama Polri Lakukan Panen Raya Jagung Hibrida

KARAWANG | Mediasinfo.net - Program ketahanan pangan tahun 2025 di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, menunjukkan hasil nyata dengan dilaksanakannya panen raya jagung hibrida. 

Kegiatan yang berlokasi di Dusun Sukajaya ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Anggadita Juara, Pemerintah Desa, dan Kepolisian Sektor (Polsek) Klari.

Panen ini menjadi simbol keseriusan Desa Anggadita dalam mengimplementasikan program ketahanan pangan yang tahun ini mencakup sektor perikanan, pertanian, perkebunan jagung, dan peternakan domba.

Yusup Zayadi, Ketua BUMDes Anggadita Juara, menegaskan pentingnya program ini bagi kesejahteraan warga.

"Program ketahanan pangan di bumi Anggadita pada tahun 2025 ini merupakan kolaborasi antara BUMDes, Pemerintah Desa, dan instansi Polri, khususnya Polsek Klari, untuk bisa panen jagung hibrida. Program ketahanan pangan tahun ini terdiri dari perikanan, pertanian, perkebunan jagung, dan hewan ternak domba," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

 "Keterlibatan masyarakat dalam BUMDes ini sangat penting. Program ini cukup mendukung ekonomi, dan menjadi wadah yang sekiranya bisa membantu kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang ekonomi," tegasnya.

Salah satu petani pengelola, Pak Udi, menjelaskan proses penanaman yang memakan waktu cukup lama.

"Seumur jagung ini hampir menelan waktu tiga bulan setengah. Kalau cuaca panasnya bagus, bisa 100 hari (panen). Kalau dibanding dengan biaya, memang cukup lumayan. Jagung hibrida ini khusus digunakan untuk pakan ternak, seperti pakan ayam dan merpati. Tidak bisa untuk konsumsi manusia, paling hanya bisa buat campuran kopi seperti yang sering kita dengar," jelas Pak Udi.

Pak Udi menambahkan bahwa dibandingkan jagung manis yang hanya memerlukan dua bulan setengah, masa tanam jagung hibrida lebih lama. Namun, jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan karena tidak rentan terhadap hama.

Penanaman jagung hibrida ini merupakan pengalaman pertama (pemula) di lahan Dusun Sukajaya. 

Lahan yang dipanen hari ini adalah seluas 1.500  meter persegi. Selain itu, ada juga lahan milik warga lain seluas sekitar 2.500 hingga 3.000 meter persegi yang turut serta dalam program ini.

Program ini didukung penuh oleh berbagai pihak. "Kami dibantu oleh Polsek, BUMDes, dan dari Bulog juga katanya akan menerima hasilnya. Kami juga didorong dan dibantu dengan obat-obatan serta pendampingan dari PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dari Dinas Pertanian," tutup Pak Udi.

Sinergi antara BUMDes Anggadita Juara, Pemerintah Desa, dan aparat penegak hukum dalam program ketahanan pangan ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses bagi desa-desa lain dalam upaya mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. (jide).

Kapolda Jabar Tinjau Langsung Kesiapan Nataru 2026 di Simpang Jomin

KARAWANG | Mediasinfo.net - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Pengaturan Lalu Lintas (Gatur) Simpang Jomin, Kabupaten Karawang, pada Rabu (3/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jalur serta personel gabungan dalam rangka pengamanan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dalam Operasi Lilin Lodaya 2025.

Kapolda Jabar didampingi oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan disambut langsung oleh sejumlah tokoh penting daerah, termasuk Bupati Karawang H. Aep Saepuloh, SE.,

Hadir pula Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, S.H., S.I.K., M.K.P., M.Si., serta perwakilan dari TNI, Dandim 0604/Karawang Letkol INF Naryanto dan
Danramil 0406/CKP Kapten Inf. Encep Sumarna.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menekankan dua poin utama bagi seluruh personel yang akan bertugas.

"Kami datang untuk memastikan jalur dan kesiapan jajaran kepolisian. Saya tegaskan, kedisiplinan personel adalah yang utama. Selain itu, sinergi antar instansi harus kuat," katanya.

Kapolda menambahkan, "Ini penting untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mengatasi potensi bencana selama Ops Lilin Lodaya," ujar Kapolda.

Simpang Jomin yang merupakan salah satu titik krusial di jalur Pantura menjadi fokus utama pengecekan. 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan bingkisan kepada personel gabungan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Sementara itu, perwakilan dari TNI, Kapten Inf. Encep Sumarna, menegaskan komitmen jajaran Kodim 0604/Karawang dan Koramil untuk mendukung penuh upaya pengamanan Nataru.

"Kami dari TNI, khususnya Kodim 0604/Karawang, siap bersinergi 100% dengan Polri dan instansi terkait lainnya dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru," katanya.

Sambungnya, Keterlibatan TNI adalah wujud soliditas kami dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

"Kami akan all-out membantu memastikan kelancaran arus, termasuk membantu penanganan situasi darurat dan potensi bencana di Karawang," tegas Kapten Inf. Encep Sumarna mewakili Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto.

Kunjungan kerja ini menegaskan kolaborasi solid antara Pemerintah Daerah, Polri, dan TNI di Karawang dalam menyambut periode libur akhir tahun, dengan harapan masyarakat dapat merayakan Nataru 2026 dengan aman, nyaman, dan lancar. (Jide).

Senin, 01 Desember 2025

Hari KORPRI di Karawang Memanas, Purna ASN Ngamuk Terkait Uang Kadeudeuh Yang Berkurang

KARAWANG | Mediasinfo.net - Peringatan Hari KORPRI di Kabupaten Karawang, Senin (1/12/2025), berlangsung panas setelah ratusan purna ASN melayangkan protes keras terkait besaran uang kadeudeuh yang mereka terima. Dalam pertemuan di Galeri Bale Indung, sejumlah purna ASN menilai jumlah Rp7 juta yang diberikan tidak sesuai dengan informasi sebelumnya bahwa mereka seharusnya menerima Rp14 juta.

Ketidakpuasan tersebut memunculkan luapan emosi. Ketua KORPRI Karawang, H. Asip Suhendar, bahkan sempat menjadi sasaran kemarahan. Seorang purna ASN tampak menunjuk-nunjuk Asip sambil menuntut agar hak mereka dipenuhi sesuai besaran yang dianggap telah menjadi ketentuan sebelumnya.

Seorang purna ASN asal Jatisari, Asep, menyampaikan kekecewaannya lantang.
“Yang dulu-dulu juga 14 juta. Ini kenapa jadi 7 juta? Sisanya ke mana?” ujarnya.

Kemarahan para purna ASN memuncak hingga mereka mengancam akan melaporkan persoalan ini kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, jika tidak ada penjelasan dan penyelesaian yang jelas dari pihak KORPRI maupun Pemkab Karawang.

Sebelumnya, Sekretaris KORPRI Karawang, Gerry S. Samrodi, memberikan penjelasan bahwa keputusan pemberian Rp7 juta dilakukan berdasarkan kemampuan anggaran.

“Ini bukan dari iuran bulanan mereka selama menjadi ASN. Ini hanya kadeudeuh, bentuk apresiasi kami. Karena melihat efisiensi anggaran, hanya bisa diberikan sebesar 7 juta,” jelas Gerry.

Hingga kini, para purna ASN menunggu tindak lanjut resmi dari KORPRI maupun Pemkab Karawang, sembari berharap persoalan ini segera diselesaikan tanpa menimbulkan kegaduhan lanjutan di tengah momentum Hari KORPRI. (red).

Minggu, 30 November 2025

LABRAK NEWS Rayakan Milad Ke 5 Tahun, Pimred Siap Pasang Badan Untuk Kemajuan Media

KARAWANG | Mediasinfo.net - Lima tahun mungkin terasa singkat bagi perjalanan sebuah media. Namun bagi Media Labrak News, usia ke-5 yang kita rayakan pada 30 November 2025 ini telah menjadi bukti bahwa sebuah media bisa tumbuh bukan karena modal besar, melainkan karena keikhlasan dan kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis. 
 
Selaku CEO media "Laporan Berita Rakyat" (LABRAK NEWS) Asep A.Aripin yang akrab disapa Bang Dacek menyampaikan rasa syukurnya atas kiprah panjang medianya sampai saat ini. Selama lima tahun terakhir media Labrak News menghadirkan informasi yang akurat, faktual, dan aktual, sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik. Minggu (30/11/2025).

" Saya mohon doa kepada rekan-rekan jurnalis agar Labrak News tetap menjadi media yang berkomitmen pada etika jurnalistik dan terus menjadi sumber edukasi bagi masyarakat luas." Tutur Dacek.

Rosman, SE yang akrab dipanggil Ocim selaku pimpinan redaksi Labrak News, mengajak seluruh wartawan yang tergabung di Labrak News untuk selalu berupaya meningkatkan kemampuan dan kualitas tulisan berita.

"Saya selaku pimpinan redaksi bertanggung jawab atas segala yang menjadi persoalan atas karya tulis berita yang dimuat. Insya Alloh selama memenuhi persyaratan jurnalistik, saya pasang badan." Ucap Ocim. (Jide).

Kamis, 27 November 2025

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Lemahmakmur Buat Klarifikasi

KARAWANG | Mediasinfo.net - Menanggapi pemberitaan tentang dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh Kades Lemahmakmur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang yang dipublikasikan sebuah media online beberapa hari lalu, Badruzaman Kepala Desa Lemahmakmur memberikan klarifikasi. Jum'at (28/11/2025).

Badruzaman mengatakan, Fadhil seseorang yang mengaku dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Karawang menghubungi dirinya melalui WA yang meminta bertemu dirinya, pada Rabu 26 Desember 2025. Saat itu Badruzaman sedang mengikuti sebuah acara di Koramil Rawamerta membahas tentang pengadaan lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di desanya, sehingga permintaan untuk bertemu saat itu tidak bisa terlaksana. Meski begitu, Kades Badru mengaku mempersilahkan Fadhil untuk menunggu. Rupanya Fadhil tidak sabar menunggu kemudian mengirim teks whatsApp yang dirasakan sebagai intimidasi, merasa terintimidasi, Kades pun balik telepon dengan video call.

" Sebelum saya telepon sempat terjadi chat panas antara saya dengan Fadhil yang ngomongnya dari Lembaga Investigasi Negara (LIN), kemudian langsung muncul pemberitaan di media online tentang pengelolaan dana desa Lemahmakmur yang, menurutnya memiliki kejanggalan - kejanggalan, disertai tuduhan penggelapan." Ungkapnya.

Kepala Desa Lemahmakmur Badruzaman pun  mengklarifikasi informasi data yang dianggap janggal, yaitu proyek JUT dengan dana 182 juta rupiah volumenya cuma 1 meter. 

"Operator desa pun menjelaskan, SisKeuDes kan aplikasi yang setiap kolomnya kan sudah dipastikan harus diisi dengan satuan tertentu. Pada kolom itu mestinya diisi dengan satuan meter. Tapi dia isi dengan satuan paket. Jadi, 1 meter di data itu, maksudnya satu paket pekerjaan proyek. Rincian pekerjaan nya ada lengkap."Ujar Kades Badruzaman di ruang kerjanya. 

" Bila ingin mendapatkan data dan fakta tentang itu lebih jelas lagi, saya persilahkan datang dan kita sama-sama cek ke lokasi proyek. Tentu dengan cara yang baik berdasarkan aturan maupun etika." Pungkas Badruzaman. (Jide).

Perkuat Ketahanan Pangan Dandim 0604/Karawang Lakukan Penanaman 250 Pohon Produktif di Walahar

KARAWANG | Mediasinfo.net – Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto memimpin langsung kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup Semester II Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan yang fokus pada penghijauan dan ketahanan pangan ini dilaksanakan di Dusun Walahar RT 003/001, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang, pada Kamis, 27 November 2025.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Kodim 0604/Karawang dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Aksi penghijauan ini adalah bukti nyata sinergi TNI dengan 10 perusahaan dan seluruh komponen masyarakat. Ini bukan hanya penanaman pohon, ini adalah penanaman harapan bagi Karawang yang lebih hijau," ujar Dandim.

Kegiatan ini berhasil menyatukan berbagai elemen melibatkan dari TNI, perwakilan perusahaan, Forkopimcam dan Forkopimdes, masyarakat, dan relawan.

Di lahan seluas 2 Hektar di area bantaran kebun, ratusan bibit pohon produktif berhasil ditanam, meliputi pohon mangga san alpukat.

"Kami tanam total 250 pohon produktif, mangga dan Alpukat di lahan 2 Hektar. Ini adalah investasi lingkungan jangka panjang Kodim 0604/Karawang untuk anak cucu kita," tambah Dandim.

Selain penghijauan, kegiatan ini juga fokus pada penguatan ketahanan pangan lokal. Dalam kesempatan tersebut, Kodim 0604/Karawang bersama PT KIIC dan perusahaan lainnya menyerahkan sejumlah bantuan vital seperti Bibit Cabai, Bibit Sayuran dan Sarana Air.

"Selain hijau, Karawang harus mandiri pangan. Kami serahkan 1.300 bibit cabai dan bantuan sarana air. Ini bagian dari upaya kami memperkuat ketahanan pangan keluarga di masa kini," tegas Dandim.

Dandim menutup kegiatan dengan menitipkan pesan kepada seluruh jajaran dan masyarakat agar merawat bibit yang telah ditanam.

"Saya titip pesan, pohon yang ditanam hari ini harus dirawat. Program ini harus berkelanjutan, tidak berhenti hanya di seremonial penanaman," pungkasnya. (Team11).

Minggu, 23 November 2025

Angin Puting Beliung Hancurkan 53 Rumah dan Tumbangkan 20 Pohon di Pancakarya

KARAWANG | Mediasinfo.net - Akibat diterjang angin Puting Beliung kemaren di tiga RT dusun baros diantaranya Rt 09, Rt 10, dan Rt 11 Desa Pancakarya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, kini puluhan rumah warga rusak dan hancur serta puluhan pohon tumbang diterjang angin puting beliung. Senin (24/11/2025).

Angin puting beliung tersebut, menerjang dua desa di Kecamatan Tempuran, yakni Desa Pancakarya dan Desa Pagadungan, Namun tidak ada korban jiwa dari peristiwa yang terjadi pada minggu (23/11).

Kepala Desa Pancakarya Asep Sugianto,SH mengatakan pihak pemerintah desa sudah mendata rumah yang terkena angin puting beliung sebanyak 53 rumah yang mengalami kerusakan dan 20 pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung.
" Kemarin saya bersama Bapak Camat Tempuran mengevakuasi rumah dan pohon yang tumbang akibat terjangan angin puting beliung dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa." Ucap Kades.

Asep Sugianto menambahkan bahwa untuk  kerugian materi pada bencana ini, pihaknya masih melakukan pendataan.

" Kami pihak pemerintah Desa Pancakarya masih terus melakukan pendataan untuk update rumah yang mengalami kerusakan." Pungkasnya. (Jide).

Kamis, 20 November 2025

Pembekalan Bersama Deddy Corbuzier, Wabup Maslani Apresiasi TNI Dalam Membangun Karawang

KARAWANG | Mediasinfo.net - Wakil Bupati Karawang H. Maslani menghadiri Pembekalan Peningkatan Kapabilitas Aparat Teritorial di Era Digitalisasi Global bersama Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Letkol Tituler TNI AD Deddy Corbuzier sebagai narasumber di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang, Kamis (23/10/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Maslani menuturkan bahwa peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah teritorial semakin penting, bukan hanya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah tetap juga menjadi agen perubahan, motivator, dan penyuluh bagi masyarakat.

"Kegiatan pembekalan ini sangat bermanfaat dengan tantangan zaman, saat ini dunia bergerak cepat menuju era digitalisasi global di mana informasi dan teknologi menjadi kekuatan baru dalam membangun ketahanan nasional," ujarnya.

Melalui kegiatan ini ia berharap, Babinsa dan seluruh aparat teritorial dapat terus meningkatkan kemampuan literasi digital, memahami dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Pihaknya menyadari bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak bisa dicapai sendiri, sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI-POLRI adalah tugas utama dalam menjaga stabilitas, keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI dalam berbagai program pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan pembinaan masyarakat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya.

"Kami juga mengapresiasi Korem 063/Sunan Gunung Djati, Kodim 0604/Karawang yang selalu menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam keamanan dan seluruh terciptanya suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah," tambahnya. (red/jide).

Pemkab Karawang Serahkan Bantuan Alat Penunjang Produksi Kepada 420 Pelaku Usaha

KARAWANG| Mediasinfo.net - Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM salurkan bantuan alat penunjang produksi untuk para pelaku usaha sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar bisa naik kelas. Bertempat di Aula Husni Hamid, Rabu (5/11/25).

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani kepada perwakilan pelaku UMKM dari 420 penerima. Adapun alat penunjang produksi yang diberikan mulai dari gerobak usaha, alat masak, mesin jahit, alat produksi digital, cold storage hingga food processing machine.

Sebagai bukti nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, Wakil Bupati Karawang H. maslani menyampaikan,  Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang telah memberikan bantuan kepada lebih dari 2.300 penerima manfaat dengan total anggaran sekitar Rp 12 miliar.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah juga hadir memberikan berbagai pendampingan dan pelatihan mulai dari manajemen usaha, akses pembiayaan sampai digitalisasi pemasaran kepada para pelaku UMKM lokal sehingga mempunyai berkembang dan bersaing hingga pasar nasional bahkan internasional.

"Harapannya UMKM Karawang bukan hanya bisa bertahan tapi juga bisa berkembang dan bersaing bahkan sampai ke pasar nasional dan internasional," ujarnya.

Sebagai penutup, ia berpesan kepada seluruh penerima manfaat untuk menggunakan alat penunjang produksi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

"Jadilah pelaku usaha yang tangguh, kreatif, inovatif dan jangan takut bermimpi besar. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk mendorong ekonomi masyarakat Karawang yang lebih mandiri dan sejahtera," tutupnya.(red/jide).

Selasa, 18 November 2025

Babinsa Koramil 0406/Cikampek Bersama Warga Citarik Gelar Program Asih Salira

KARAWANG | Mediasinfo.net - Serka Nuraliansyah, Babinsa Desa Citarik, yang merupakan Personil Koramil 0406/Cikampek Kodim 0604/Karawang, memimpin kegiatan gotong royong besar di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulia. Rabu (19/11/2025).

Kegiatan tersebut adalah implementasi dari program 'Asih Salira' (Aksi Bersih-bersih Saluran Air) yang diinisiasi oleh Bidang Sumber Daya Air ( SDA) Dinas PUPR Karawang.

Serka Nuraliansyah tampak bersemangat, bekerja bahu-membahu bersama Aparatur Desa (Apdes) dan seluruh elemen masyarakat Desa Citarik membersihkan dan menormalisasi saluran air yang vital bagi irigasi dan pencegahan banjir.

Peran aktif Babinsa dari TNI dalam aksi ini menunjukkan komitmen tinggi dalam tugas Pembinaan Teritorial (Binter), yang tidak hanya berfokus pada pertahanan namun juga pada kesejahteraan sosial.

Serka Nuraliansyah menyampaikan, sebagai prajurit TNI dari Koramil Cikampek, kami memiliki tanggung jawab moral dan teritorial untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat. 

"Program Asih Salira ini adalah bukti nyata Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Ini bukan sekadar membersihkan saluran, tetapi upaya kolektif kita menjaga ketahanan pangan dan lingkungan," ujarnya.

Sambungnya TNI AD, melalui Babinsa, akan terus menjadi pelopor dan motor penggerak setiap kegiatan positif di desa. 

Kami siap menjadi bagian dari solusi untuk setiap permasalahan rakyat dan kehadiran kami adalah untuk mengabdi, memastikan desa aman, bersih, dan makmur," pungkasnya.

Aksi ini menegaskan bahwa keberadaan TNI di wilayah teritorial adalah mitra utama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga fasilitas publik serta kelestarian lingkungan. (Ddy).

Babinsa Sukakerta Koramil 0408/Cilamaya Pastikan Progres Gedung KDKMP Berjalan Tepat Sasaran

KARAWANG | Mediasinfo.net – TNI Angkatan Darat, melalui Koramil 0408/Cilamaya Kodim 0604/Karawang, menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal pembangunan infrastruktur desa.

Koptu Sarwo Edi Wibowo, Babinsa Desa Sukakerta, secara langsung memimpin pengawasan pembangunan Gedung KDKMP di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya. Rabu (19/11/2025).

Kehadiran TNI di lokasi ini merupakan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter), yang memastikan proyek vital ini berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Koptu Sarwo Edi Wibowo melaporkan bahwa per tanggal 19 November 2025, progres pembangunan telah mencapai 2,5%. 

Dengan tim pekerja yang melibatkan 10 orang di bawah komando Mandor Bapak Dadi dan Kepala Tukang Bapak Iyus, pekerjaan saat ini difokuskan pada tahapan krusial fondasi, meliputi perakitan cakar ayam, fabrikasi dan setting bekisting, pemotongan besi, serta penyedotan air di area kerja untuk menjaga kualitas struktur.

Dalam pernyataannya, Koptu Sarwo  menegaskan bahwa sinergi dan kontrol lapangan adalah kunci utama kesuksesan proyek.

"Tugas kami, TNI, adalah mengawal setiap pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Babinsa Desa Sukakerta akan terus mendampingi dan mengawasi proyek ini dari awal hingga akhir, memastikan kualitas pekerjaan terjaga, dan progresnya tidak terlambat," ujanya.

Ia menambahkan, "Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI dalam pembangunan nasional, memastikan fasilitas layak dan bermanfaat bagi warga Sukakerta. TNI AD selalu siap menjadi mitra pengawas terbaik bagi rakyat."tutupnya. 

Aksi nyata Koptu Sarwo Edi Wibowo ini memperkuat pesan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, menunjukkan bahwa TNI tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga aktif menjadi pelopor dan pengawas dalam pembangunan dan kesejahteraan wilayah teritorial. (Ddy).
© Copyright 2019 Mediasinfo.net | All Right Reserved