-->

Minggu, 30 November 2025

LABRAK NEWS Rayakan Milad Ke 5 Tahun, Pimred Siap Pasang Badan Untuk Kemajuan Media

KARAWANG | Mediasinfo.net - Lima tahun mungkin terasa singkat bagi perjalanan sebuah media. Namun bagi Media Labrak News, usia ke-5 yang kita rayakan pada 30 November 2025 ini telah menjadi bukti bahwa sebuah media bisa tumbuh bukan karena modal besar, melainkan karena keikhlasan dan kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis. 
 
Selaku CEO media "Laporan Berita Rakyat" (LABRAK NEWS) Asep A.Aripin yang akrab disapa Bang Dacek menyampaikan rasa syukurnya atas kiprah panjang medianya sampai saat ini. Selama lima tahun terakhir media Labrak News menghadirkan informasi yang akurat, faktual, dan aktual, sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik. Minggu (30/11/2025).

" Saya mohon doa kepada rekan-rekan jurnalis agar Labrak News tetap menjadi media yang berkomitmen pada etika jurnalistik dan terus menjadi sumber edukasi bagi masyarakat luas." Tutur Dacek.

Rosman, SE yang akrab dipanggil Ocim selaku pimpinan redaksi Labrak News, mengajak seluruh wartawan yang tergabung di Labrak News untuk selalu berupaya meningkatkan kemampuan dan kualitas tulisan berita.

"Saya selaku pimpinan redaksi bertanggung jawab atas segala yang menjadi persoalan atas karya tulis berita yang dimuat. Insya Alloh selama memenuhi persyaratan jurnalistik, saya pasang badan." Ucap Ocim. (Jide).

Kamis, 27 November 2025

Dituduh Gelapkan Dana Desa, Kepala Desa Lemahmakmur Buat Klarifikasi

KARAWANG | Mediasinfo.net - Menanggapi pemberitaan tentang dugaan korupsi dana desa yang dilakukan oleh Kades Lemahmakmur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang yang dipublikasikan sebuah media online beberapa hari lalu, Badruzaman Kepala Desa Lemahmakmur memberikan klarifikasi. Jum'at (28/11/2025).

Badruzaman mengatakan, Fadhil seseorang yang mengaku dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Karawang menghubungi dirinya melalui WA yang meminta bertemu dirinya, pada Rabu 26 Desember 2025. Saat itu Badruzaman sedang mengikuti sebuah acara di Koramil Rawamerta membahas tentang pengadaan lahan untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di desanya, sehingga permintaan untuk bertemu saat itu tidak bisa terlaksana. Meski begitu, Kades Badru mengaku mempersilahkan Fadhil untuk menunggu. Rupanya Fadhil tidak sabar menunggu kemudian mengirim teks whatsApp yang dirasakan sebagai intimidasi, merasa terintimidasi, Kades pun balik telepon dengan video call.

" Sebelum saya telepon sempat terjadi chat panas antara saya dengan Fadhil yang ngomongnya dari Lembaga Investigasi Negara (LIN), kemudian langsung muncul pemberitaan di media online tentang pengelolaan dana desa Lemahmakmur yang, menurutnya memiliki kejanggalan - kejanggalan, disertai tuduhan penggelapan." Ungkapnya.

Kepala Desa Lemahmakmur Badruzaman pun  mengklarifikasi informasi data yang dianggap janggal, yaitu proyek JUT dengan dana 182 juta rupiah volumenya cuma 1 meter. 

"Operator desa pun menjelaskan, SisKeuDes kan aplikasi yang setiap kolomnya kan sudah dipastikan harus diisi dengan satuan tertentu. Pada kolom itu mestinya diisi dengan satuan meter. Tapi dia isi dengan satuan paket. Jadi, 1 meter di data itu, maksudnya satu paket pekerjaan proyek. Rincian pekerjaan nya ada lengkap."Ujar Kades Badruzaman di ruang kerjanya. 

" Bila ingin mendapatkan data dan fakta tentang itu lebih jelas lagi, saya persilahkan datang dan kita sama-sama cek ke lokasi proyek. Tentu dengan cara yang baik berdasarkan aturan maupun etika." Pungkas Badruzaman. (Jide).

Perkuat Ketahanan Pangan Dandim 0604/Karawang Lakukan Penanaman 250 Pohon Produktif di Walahar

KARAWANG | Mediasinfo.net – Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf Naryanto memimpin langsung kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup Semester II Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan yang fokus pada penghijauan dan ketahanan pangan ini dilaksanakan di Dusun Walahar RT 003/001, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang, pada Kamis, 27 November 2025.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen Kodim 0604/Karawang dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Aksi penghijauan ini adalah bukti nyata sinergi TNI dengan 10 perusahaan dan seluruh komponen masyarakat. Ini bukan hanya penanaman pohon, ini adalah penanaman harapan bagi Karawang yang lebih hijau," ujar Dandim.

Kegiatan ini berhasil menyatukan berbagai elemen melibatkan dari TNI, perwakilan perusahaan, Forkopimcam dan Forkopimdes, masyarakat, dan relawan.

Di lahan seluas 2 Hektar di area bantaran kebun, ratusan bibit pohon produktif berhasil ditanam, meliputi pohon mangga san alpukat.

"Kami tanam total 250 pohon produktif, mangga dan Alpukat di lahan 2 Hektar. Ini adalah investasi lingkungan jangka panjang Kodim 0604/Karawang untuk anak cucu kita," tambah Dandim.

Selain penghijauan, kegiatan ini juga fokus pada penguatan ketahanan pangan lokal. Dalam kesempatan tersebut, Kodim 0604/Karawang bersama PT KIIC dan perusahaan lainnya menyerahkan sejumlah bantuan vital seperti Bibit Cabai, Bibit Sayuran dan Sarana Air.

"Selain hijau, Karawang harus mandiri pangan. Kami serahkan 1.300 bibit cabai dan bantuan sarana air. Ini bagian dari upaya kami memperkuat ketahanan pangan keluarga di masa kini," tegas Dandim.

Dandim menutup kegiatan dengan menitipkan pesan kepada seluruh jajaran dan masyarakat agar merawat bibit yang telah ditanam.

"Saya titip pesan, pohon yang ditanam hari ini harus dirawat. Program ini harus berkelanjutan, tidak berhenti hanya di seremonial penanaman," pungkasnya. (Team11).

Minggu, 23 November 2025

Angin Puting Beliung Hancurkan 53 Rumah dan Tumbangkan 20 Pohon di Pancakarya

KARAWANG | Mediasinfo.net - Akibat diterjang angin Puting Beliung kemaren di tiga RT dusun baros diantaranya Rt 09, Rt 10, dan Rt 11 Desa Pancakarya Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang, kini puluhan rumah warga rusak dan hancur serta puluhan pohon tumbang diterjang angin puting beliung. Senin (24/11/2025).

Angin puting beliung tersebut, menerjang dua desa di Kecamatan Tempuran, yakni Desa Pancakarya dan Desa Pagadungan, Namun tidak ada korban jiwa dari peristiwa yang terjadi pada minggu (23/11).

Kepala Desa Pancakarya Asep Sugianto,SH mengatakan pihak pemerintah desa sudah mendata rumah yang terkena angin puting beliung sebanyak 53 rumah yang mengalami kerusakan dan 20 pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung.
" Kemarin saya bersama Bapak Camat Tempuran mengevakuasi rumah dan pohon yang tumbang akibat terjangan angin puting beliung dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa." Ucap Kades.

Asep Sugianto menambahkan bahwa untuk  kerugian materi pada bencana ini, pihaknya masih melakukan pendataan.

" Kami pihak pemerintah Desa Pancakarya masih terus melakukan pendataan untuk update rumah yang mengalami kerusakan." Pungkasnya. (Jide).

Kamis, 20 November 2025

Pembekalan Bersama Deddy Corbuzier, Wabup Maslani Apresiasi TNI Dalam Membangun Karawang

KARAWANG | Mediasinfo.net - Wakil Bupati Karawang H. Maslani menghadiri Pembekalan Peningkatan Kapabilitas Aparat Teritorial di Era Digitalisasi Global bersama Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Letkol Tituler TNI AD Deddy Corbuzier sebagai narasumber di Aula Husni Hamid Komplek Pemda Karawang, Kamis (23/10/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Maslani menuturkan bahwa peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah teritorial semakin penting, bukan hanya menjaga stabilitas dan keamanan wilayah tetap juga menjadi agen perubahan, motivator, dan penyuluh bagi masyarakat.

"Kegiatan pembekalan ini sangat bermanfaat dengan tantangan zaman, saat ini dunia bergerak cepat menuju era digitalisasi global di mana informasi dan teknologi menjadi kekuatan baru dalam membangun ketahanan nasional," ujarnya.

Melalui kegiatan ini ia berharap, Babinsa dan seluruh aparat teritorial dapat terus meningkatkan kemampuan literasi digital, memahami dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Pihaknya menyadari bahwa keberhasilan pemerintah daerah tidak bisa dicapai sendiri, sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI-POLRI adalah tugas utama dalam menjaga stabilitas, keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI dalam berbagai program pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, mitigasi bencana, dan pembinaan masyarakat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya.

"Kami juga mengapresiasi Korem 063/Sunan Gunung Djati, Kodim 0604/Karawang yang selalu menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Karawang dalam keamanan dan seluruh terciptanya suasana yang kondusif bagi pembangunan daerah," tambahnya. (red/jide).

Pemkab Karawang Serahkan Bantuan Alat Penunjang Produksi Kepada 420 Pelaku Usaha

KARAWANG| Mediasinfo.net - Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melalui Dinas Koperasi dan UKM salurkan bantuan alat penunjang produksi untuk para pelaku usaha sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar bisa naik kelas. Bertempat di Aula Husni Hamid, Rabu (5/11/25).

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Maslani kepada perwakilan pelaku UMKM dari 420 penerima. Adapun alat penunjang produksi yang diberikan mulai dari gerobak usaha, alat masak, mesin jahit, alat produksi digital, cold storage hingga food processing machine.

Sebagai bukti nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, Wakil Bupati Karawang H. maslani menyampaikan,  Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang telah memberikan bantuan kepada lebih dari 2.300 penerima manfaat dengan total anggaran sekitar Rp 12 miliar.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah juga hadir memberikan berbagai pendampingan dan pelatihan mulai dari manajemen usaha, akses pembiayaan sampai digitalisasi pemasaran kepada para pelaku UMKM lokal sehingga mempunyai berkembang dan bersaing hingga pasar nasional bahkan internasional.

"Harapannya UMKM Karawang bukan hanya bisa bertahan tapi juga bisa berkembang dan bersaing bahkan sampai ke pasar nasional dan internasional," ujarnya.

Sebagai penutup, ia berpesan kepada seluruh penerima manfaat untuk menggunakan alat penunjang produksi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

"Jadilah pelaku usaha yang tangguh, kreatif, inovatif dan jangan takut bermimpi besar. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk mendorong ekonomi masyarakat Karawang yang lebih mandiri dan sejahtera," tutupnya.(red/jide).

Selasa, 18 November 2025

Babinsa Koramil 0406/Cikampek Bersama Warga Citarik Gelar Program Asih Salira

KARAWANG | Mediasinfo.net - Serka Nuraliansyah, Babinsa Desa Citarik, yang merupakan Personil Koramil 0406/Cikampek Kodim 0604/Karawang, memimpin kegiatan gotong royong besar di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulia. Rabu (19/11/2025).

Kegiatan tersebut adalah implementasi dari program 'Asih Salira' (Aksi Bersih-bersih Saluran Air) yang diinisiasi oleh Bidang Sumber Daya Air ( SDA) Dinas PUPR Karawang.

Serka Nuraliansyah tampak bersemangat, bekerja bahu-membahu bersama Aparatur Desa (Apdes) dan seluruh elemen masyarakat Desa Citarik membersihkan dan menormalisasi saluran air yang vital bagi irigasi dan pencegahan banjir.

Peran aktif Babinsa dari TNI dalam aksi ini menunjukkan komitmen tinggi dalam tugas Pembinaan Teritorial (Binter), yang tidak hanya berfokus pada pertahanan namun juga pada kesejahteraan sosial.

Serka Nuraliansyah menyampaikan, sebagai prajurit TNI dari Koramil Cikampek, kami memiliki tanggung jawab moral dan teritorial untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat. 

"Program Asih Salira ini adalah bukti nyata Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Ini bukan sekadar membersihkan saluran, tetapi upaya kolektif kita menjaga ketahanan pangan dan lingkungan," ujarnya.

Sambungnya TNI AD, melalui Babinsa, akan terus menjadi pelopor dan motor penggerak setiap kegiatan positif di desa. 

Kami siap menjadi bagian dari solusi untuk setiap permasalahan rakyat dan kehadiran kami adalah untuk mengabdi, memastikan desa aman, bersih, dan makmur," pungkasnya.

Aksi ini menegaskan bahwa keberadaan TNI di wilayah teritorial adalah mitra utama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga fasilitas publik serta kelestarian lingkungan. (Ddy).

Babinsa Sukakerta Koramil 0408/Cilamaya Pastikan Progres Gedung KDKMP Berjalan Tepat Sasaran

KARAWANG | Mediasinfo.net – TNI Angkatan Darat, melalui Koramil 0408/Cilamaya Kodim 0604/Karawang, menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal pembangunan infrastruktur desa.

Koptu Sarwo Edi Wibowo, Babinsa Desa Sukakerta, secara langsung memimpin pengawasan pembangunan Gedung KDKMP di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya. Rabu (19/11/2025).

Kehadiran TNI di lokasi ini merupakan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter), yang memastikan proyek vital ini berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Koptu Sarwo Edi Wibowo melaporkan bahwa per tanggal 19 November 2025, progres pembangunan telah mencapai 2,5%. 

Dengan tim pekerja yang melibatkan 10 orang di bawah komando Mandor Bapak Dadi dan Kepala Tukang Bapak Iyus, pekerjaan saat ini difokuskan pada tahapan krusial fondasi, meliputi perakitan cakar ayam, fabrikasi dan setting bekisting, pemotongan besi, serta penyedotan air di area kerja untuk menjaga kualitas struktur.

Dalam pernyataannya, Koptu Sarwo  menegaskan bahwa sinergi dan kontrol lapangan adalah kunci utama kesuksesan proyek.

"Tugas kami, TNI, adalah mengawal setiap pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Babinsa Desa Sukakerta akan terus mendampingi dan mengawasi proyek ini dari awal hingga akhir, memastikan kualitas pekerjaan terjaga, dan progresnya tidak terlambat," ujanya.

Ia menambahkan, "Ini adalah wujud nyata pengabdian TNI dalam pembangunan nasional, memastikan fasilitas layak dan bermanfaat bagi warga Sukakerta. TNI AD selalu siap menjadi mitra pengawas terbaik bagi rakyat."tutupnya. 

Aksi nyata Koptu Sarwo Edi Wibowo ini memperkuat pesan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, menunjukkan bahwa TNI tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga aktif menjadi pelopor dan pengawas dalam pembangunan dan kesejahteraan wilayah teritorial. (Ddy).

Senin, 17 November 2025

Rapat Minggon Keliling Tingkat Kecamatan Sekaligus Pelantikan Anggota BPD Antar Waktu Desa Dayeuhluhur

KARAWANG | Mediasinfo.net - Rapat minggon keliling Pemerintah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang sekaligus melaksanakan pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk periode 2019-2027. 

Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Desa Ciparagejaya dihadiri langsung oleh Camat Tempuran, Porkopimcam, Kepala Desa Se-Kecamatan Tempuran dan BPD Se Kecamatan Tempuran. Selasa (18/11/2025).

Dalam sambutannya, Camat Tempuran H.M. Komarudin.FR, SE, Kp, MM menyampaikan harapannya agar anggota BPD yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi mitra yang solid bagi pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Dayeuhluhur.

"Kami berharap sinergi antara BPD dan pemerintah desa semakin kuat, sehingga aspirasi masyarakat bisa tersampaikan dengan baik dan program pembangunan desa dapat berjalan secara efektif," ucap Camat Tempuran.

Diakhir kegiatan seluruh peserta yang hadir turut memberikan selamat kepada anggota BPD yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan amanah dengan baik hingga akhir masa jabatan.

Dengan dilantiknya anggota BPD yang baru, diharapkan roda pemerintahan desa Dayeuhluhur semakin kokoh dan bermanfaat bagi seluruh warganya. (Jide).

Sabtu, 08 November 2025

Klarifikasi Pendamping PKH Kecamatan Tempuran Terkait Surat Kuasa

KARAWANG | Mediasinfo.net - Pendamping PKH Kecamatan Tempuran Eva Silviana memberikan Klarifikasi terkait permasalahan bantuan sosial PKH yang belum disalurkan pendistribusian KKS yang penerimanya sedang berada diluar kota dan di Luar negeri atau dalam kategori yang diwakilkan pengambilannya. Sabtu (8/11/2025).

Ia selaku pendamping PKH pun belum mendapatkan informasi dari pihak Bank BNI untuk penyaluran bantuan tesebut, karena sejauh ini kartu KKS yang sudah didistribusikan untuk KKS yang pengambilannya tidak diwakilkan.

" Kami pun sebagai pendamping betul-betul ingin pendistribusian KKS segera selesai seluruhnya dan tepat sasaran juga yang menerimanya langsung orang yang bersangkutan, jumlah yang diterima itu sesuai," Paparnya. 

Eva pun menjelaskan terkait surat kuasa yang jadi permasalahan sebetulnya tidak digunakan dan tidak berlaku, karena pada kenyataannya kartu KKS diterima oleh yang bersangkutan tidak diwakilkan oleh siapapun. Keterlibatan pendamping PKH dalam pendistribusian KKS karena memang sudah tugas pokok pendamping yaitu memonitoring atau memantau penyaluran bantuan sosial, mengedukasi KPM dalam penggunaan KKS dengan benar, juga memastikan Kartu KKS diterima, disimpan dan ditransaksikan oleh KPM yang bersangkutan.

" Kami sebagai pendamping bertugas memastikan bahwa KKS itu diterima oleh orang yang tepat dan kami juga selalu terbuka dalam menerima keluhan dari masyarakat baik melalui kegiatan P2K2 melalui aparatur setempat, bahkan ada beberapa KPM yang sengaja konsultasi datang langsung kerumah kami dan itu kami terima dengan baik." Pungkasnya. (Jide).

Jumat, 07 November 2025

Jelang Pilkades Cadaskertajaya Mulai Menas, Isu Pungli PTSL Untuk Jatuhkan Lawan Politik

KARAWANG | Mediasinfo.net - Mendekati Pilkades Kampanye hitam untuk menjatuhkan lawan politik dalam proses Pilkades Karawang 2025 seharusnya tidak lagi dilakukan, terlebih dengan cara-cara penebar fitnah terhadap calon salah satu kepala desa. Inilah yang dirasakan oleh Nurki calon kepala desa Cadaskertajaya pada Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. 

Kerabat calon Kades Nurki yang juga pengurus DPD Warga Bumiputera Indonesia Kabupaten Karawang Ahmad Suhendra mengatakan, seandainya terjadi pungli dalam pembuatan PTSL tahun 2024, seharusnya persoalan itu mencuat pada tahun tersebut atau ketika pungutan itu berlangsung. 

“Mengapa sudah satu tahun saat masyarakat sudah menerima sertifikat baru ramai. Kami juga bisa berasumsi kalau orang yang ngaku dipungut biaya hingga Rp. 800 perbidang sertifikat merupakan orangnya lawan politik. Sebab pungutan itu tidak bersifat masif atau menyeluruh bagi 250 pemohon PTSL justru ada juga yang belum melunasi walaupun biayanya Rp. 150.000,” kata Ahmad Suhendra dalam keterangan persnya, Jumat 7 November 2025. 

Dalam sebuah pemberitaan media daring Kades Nurki dengan kebijakannya dituding mencekik masyarakat pemohon Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2024 dengan mematok tarif, Rp. 800 ribu hingga jutaan rupiah untuk setiap bidang PTSL yang diajukan.

“Fakta yang ada adalah bahwa masyarakat tetap diminta biaya sebagaimana ketentuan SKB 3 Menteri sebesar Rp. 150.000 untuk wilayah Pulau Jawa. Pemerintah Desa Cadaskertajaya tunduk pada aturan tersebut, bahkan ada beberapa orang penerima sertifikat yang belum melunasi biaya tersebut, saya tidak bisa sampaikan kepada publik, tapi bilamana aparat penegak hukum membutuhkan data tersebut, kami bersedia untuk membukannya,” kata Sekretaris Desa Cadaskertajaya, Maman dalam pemaparannya.  

Selain itu setelah dilakukan penelusuran terhadap masyarakat penerima PTSL, Maman menjelaskan ada sejumlah calon pemohon PTSL yang pada tahun 2024 akan dimintai biaya oleh oknum penghubung  hingga Rp. 800 ribu dengan alasan, keputusan itu merupakan hasil musyarawah desa, namun saat itu pejabat Kades Cadaskertajaya Nurki segera melarangnya dan meminta masyarakat datang langsung ke desa. Sebab ada juga pemohon PTSL yang memiliki lahan khususnya sawah namun berdomisili di desa lain.  
Sehingga hampir dipastikan seluruh penerima PTSL pada tahun 2024 membayar retribusi sesuai dengan ketentuan. Kalaupun ada masyarakat yang memberikan tambahan untuk makan, kopi, rokok, dan kue-kue, itu merupakan kesadaran mereka, sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu. 

“Yang Namanya bertamu, siapapun yang datang biasanya disuguhi apalagi ini, tamunya membantu masyarakat sehingga punya sertifikat, wajar saja kalau masyarakat memperlakukan tamu dengan istimewa,” kata dia. 

Berkaitan dengan adanya pengakuan salah seorang warga yang merasa ditarif uang hingga Rp. 800 ribu untuk pembuatan PTSL, Maman mempersilahkan masyarakat itu melaporkannya ke desa. Pihaknya akan membantu masyarakat agar orang yang melakukan pungli tersebut untuk mengembalikan uang masyarakat. Bilamana yang bersangkutan menolak dengan alasan apapun, maka pihak Pemerintah Desa Cadarkertajaya bersama korban pungli akan melaporkan kasus tersebut ke Aparat penegak hukum. (****)

Operator SIKS-NG di Tempuran Pertanyakan Kenapa Kuasa Pengambilan Bansos PKH Harus Pendamping

KARAWANG | Mediasinfo.net - Bantuan Sosial dari Pemerintah pusat yang ditargetkan harus sampai kepada yang berhak, yaitu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai data yang valid, tanpa ada pemotongan. Untuk itu, pemerintah telah menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kelancaran program tersebut. Jum'at (7/11/2025).

Realita di lapangan ternyata tidak seindah yang diharapkan. Banyak hal teknis yang masih menjadi ganjalan kelancaran program tersebut. Sebut saja seorang penerima manfaat PKH yang ada di Desa Pancakarya, terpaksa harus bersabar untuk bisa menerima pencairan dana bantuan tersebut sesuai jadwal nya, karena ia sedang berada di luar Jawa. Dana bantuan tidak bisa dicairkan selain oleh KPM sesuai KTP. Sedangkan anaknya yang yatim sangat membutuhkan uang untuk pembiayaan pendidikan yang sedang dijalaninya.

Dari kejadian tersebut Waslam selaku perwakilan dari opertator SIKS-NG se-Kecamatan Tempuran mengeluhkan ketidak puasannya yang tidak diberikan hak mewakili atas KPM yang berhalangan, agar dana bisa diterima tepat waktu, sementara dana tertahan di Bank penyalur (BNI 46). Ia juga mengatakan, kuasa hanya bisa diberikan kepada pendamping PKH. Hal ini, menurut operator adalah pernyataan pendamping PKH tingkat kecamatan.

"Kalau memang bisa dikuasakan, mengapa mesti harus oleh pendamping PKH, Bukankah pendamping itu hanya bertugas memberikan pendampingan, Kami kan lebih mengetahui dan bertanggung jawab soal pendataan pengajuan bahkan ketika warga protes atau komplain, kan kami yang berhadapan dengan warga." Ucap Waslam dengan nada kesal.

Waslam menambahkan, Pelaksanaan program tersebut yang menjadi garda terdepan adalah aparatur desa, terutama RT, RW, Kadus dan petugas TKSK, termasuk para operator di desa masing-masing, yang memiliki kedekatan dengan warga, terutama ketika terjadi komplain dari warga, mereka lah akan menjadi gunjingan, Bukan operator PKH. Selain itu, pemerintah, melalui Dinas Sosial telah menugaskan para pendamping, untuk melakukan pendampingan teoritis maupun teknis pada penyaluran dana bantuan tersebut." Paparnya. (Jide).

Kamis, 06 November 2025

Camat Dukung Penuh MTQH Tingkat Kecamatan Tempuran Sekaligus Sarana Penyaringan Generasi Qur'ani Yang Mahir

KARAWANG | Mediasinfo.net - Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH) Tingkat Kecamatan Tempuran Tahun 2025 resmi dibuka Oleh Camat Tempurah H.M. Komarudin.FR, SE, Kp, MM, yang bertempat di halaman Kecamatan Tempuran. Kamis (6/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama (MUI dan KUA), Ketua PGRI cabang Tempuran serta seluruh Kepala Desa se Kecamatan Tempuran dan kontingen peserta dari tiap Desa dan para ibu - ibu PKK juga tamu undangan.

Camat Tempura disela- sela acara menyampaikan Ia mendukung penuh kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa MTQH adalah sarana strategis untuk mencetak generasi Qur'ani khusunya di wilayah Kecamatan Tempuran dan kegiatan MTQH ini meliputi 5 jenis perlombaan diantaranya Tahfidz Qur'an, Syahril Quran, Tilawah, Kaligrafi dan Tartil dan acara tersebut dimeriahkan  dengan adanya lomba Kosidah.

"Kami pemerintah Kecamatan Tempuran menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan MTQH ini. Kegiatan ini adalah sarana strategis untuk mencetak generasi Qur'ani yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan isinya. Dan yang menjadi juara di tiap perlombaan, nanti akan menjadi perwakilan Kecamatan Tempuran dalam perlombaan MTQ di tingkat Kabupaten." Ucap Camat.

Camat pun menekankan bahwa melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat Tempuran diajak untuk bersama-sama berkontribusi nyata dalam membangun Karawang yang lebih religius, maju, dan berdaya saing, dengan berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan yang kuat. (jideddy).

Klarifikasi Kades Kalijaya Terkait Dugaan Tidak Tertib Administrasi Ketahanan Panganan Tahun Anggaran 2023

KARAWANG | Mediasinfo.net - Terkait pemberitaan yang tebit di media online masalah ketahanan pangan Desa Kalijaya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang tahun 2023 yang diduga tidak tertib administrasi Kepala Desa angkat bicara. Kamis (6/11/2025).

Adnan menjelaskan, Program ketahanan pangan tahun 2023 yang telah dianggarkan oleh pemerintah pusat dari 20 persen Dana Desa Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 1.168.916.000 untuk program ketahanan pangan semua sudah terealisasi untuk pembelian hewan ternak untuk yang dikelola oleh warga sebanyak 10 ekor dan dua ekor sapi.

"Kenapa gak dibelikan ke kambing semua, Karena kambing sering mati akhirnya saya pindahkan ke sapi, jadi saya belikan kambing 10 ekor dengan per ekornya Rp 1.500.000,- dan sapi dua ekor yang satu harga 40.000.000,- dan yang satunya harga 45.000.000,- adapun anggaran untuk pembuatan kandang semuanya sudah saya realisasikan. Silahkan cek langsung ke lapangan, apakah ada yang fiktif." Papar Adnan.

Cecep Saripudin sebagai pengelola ketahanan pangan tahun 2023 saat ditemui awak media mengatakan, Domba yang Ia urus sebanyak 2 ekor, Sapi 2 ekor dan sisanya yang 8 ekor kambing dikelola oleh warga yang istilah bahasa kampung diparokan.

"Kambing yang diurus oleh saya 2 ekor dan sapi 2 ekor sisanya kambing yang 8 ekor lagi diurus oleh warga, diparokan pak." Ucap Cecep.

Kades Kalijaya juga menambahkan, Kalau emang ada warga yang mempertanyakan terkait masalah ketahanan pangan kenapa tidak langsung menanyakan kepada saya dan masalah ktransfaranan kan sudah saya pampang baliho di depan desa terkait anggaran yang sudah direalisasikan oleh Desa." Pungkasnya. (Jide).

Senin, 03 November 2025

Pembukaan MTQH Telagasari 2025, Danramil Ajak Wujudkan Masyarakat Qur'ani

KARAWANG | Mediasinfo.net - Musabaqoh Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH) Tingkat Kecamatan Telagasari Tahun 2025 resmi dibuka pada hari Senin, 3 November 2025, di Lapangan Kecamatan Telagasari.

Mengusung tema "Dari Telagasari kita wujudkan masyarakat Qur'ani menuju Karawang yang religius dan berdaya saing", kegiatan ini dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimcam, tokoh agama (MUI dan KUA), serta seluruh Kepala Desa dan kontingen peserta.

Danramil 0409/Telagasari, Kapten Inf. Ade Sudarya, yang turut hadir, menyampaikan dukungan penuhnya dan menegaskan bahwa MTQH adalah sarana strategis untuk mencetak generasi Qur'ani.

"Kami dari Koramil 0409/Telagasari menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan MTQH ini. Kegiatan ini adalah sarana strategis untuk mencetak generasi Qur'ani yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengamalkan isinya," ujar Kapten Ade Sudarya.

Ia menekankan bahwa melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat Telagasari diajak untuk bersama-sama berkontribusi nyata dalam membangun Karawang yang lebih religius, maju, dan berdaya saing, dengan berlandaskan pada nilai-nilai keagamaan yang kuat. 

Acara pembukaan yang berlangsung tertib dan lancar dari pukul 08.30 hingga 10.00 WIB ini, menjadi bukti sinergi solid antara TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan mental spiritual di wilayah Telagasari. (Jide).

Kamis, 30 Oktober 2025

Pengadilan Negeri Karawang Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan Neni Nuraeni

KARAWANG | Mediasinfo.net - Kasus penahanan seorang ibu menyusui di Karawang akhirnya mendapat titik terang. Pengadilan Negeri (PN) Karawang mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Neni Nuraeni yang sebelumnya ditahan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Fidusia. Kamis (30/10/2025).

Syarif Hidayat, SH, sebagai Kuasa Hukum Neni menyampaikan kabar gembira tersebut usai sidang. Ia mengatakan bahwa majelis hakim akhirnya mengabulkan permohonan penangguhan penahanan yang diajukan pihaknya.

“Alhamdulillah, sekitar pukul 01.30 dini hari sidang selesai, dan majelis hakim mengabulkan permohonan kami terkait penangguhan penahanan Bu Neni. Namun proses eksekusinya tetap melalui Lapas dulu untuk pendataan, baru nanti sore diputuskan sepenuhnya,” ujar Syarif Hidayat, SH.

Sebelumnya Kasus ini menyita perhatian publik karena Neni diketahui masih memiliki bayi yang bergantung penuh pada ASI. Penahanan yang dilakukan membuat sang anak tidak mendapatkan asupan susu ibu selama enam hari dan akhirnya jatuh sakit.

Syarif menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa.

Terima kasih banyak atas support dan doa dari rekan-rekan, terutama dari abang-abang semua yang terus peduli dan membantu hingga permohonan kami diterima,” ungkapnya. ***

Rabu, 29 Oktober 2025

Anggota Koramil 0409/Telagasari Serka Imang Langsung Terjun ke Sawah Hadir Sebagai Pendamping Sejati Bagi Petani

KARAWANG | Mediasinfo.net – Bagi prajurit TNI, tugas adalah segalanya. Namun, bagi Serka Imang, Babinsa Desa Telagasari dari Koramil 0409/Telagasari, Kodim 0604/Karawang, tugas di sawah telah menjadi panggilan hati. 

Dalam rangka mengawal program Swasembada Pangan Nasional melalui Pendampingan Luas Tambah Tanam (LTT), Serka Imang langsung terjun ke sawah, hadir sebagai pendamping sejati bagi petani.

Bukan hanya berdiri di pinggir pematang, Serka Imang sering terlihat ikut memegang cangkul dan mengoperasikan traktor mini. 

Aksi ini bukan pencitraan, melainkan wujud nyata kepeduliannya. Ia percaya, dengan merasakan langsung kesulitan petani, solusi yang diberikan akan lebih tepat sasaran.

"Jika kita hanya memberi perintah, itu mudah. Tapi jika kita ikut merasakan dinginnya air dan panasnya matahari, semangat petani ikut terangkat," kata Serka Imang.

"Program LTT ini adalah jantung ketahanan pangan kita. Kami memastikan tidak ada sejengkal pun lahan yang menganggur dan hasilnya optimal."

Keterlibatan Serka Imang terbukti efektif. Petani tidak hanya mendapatkan pendampingan teknis dan pengawasan, tetapi juga dukungan psikologis.

Mereka melihat sosok TNI yang peduli pada hasil panen mereka, yang secara langsung meningkatkan motivasi dan disiplin dalam mengolah lahan.

Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti bahwa TNI berperan aktif di luar barak, menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat, khususnya dalam menjaga sektor krusial seperti pangan.

Serka Imang bukan hanya Babinsa, ia adalah sahabat tani yang menjamin kedaulatan pangan dimulai dari Desa Telagasari. (Jide).

Selasa, 28 Oktober 2025

Gegara Kredit Macet Seorang Ibu Menyusui di Jebloskan ke Penjara

KARAWANG | Mediasinfo.net - Kasus penahanan Neni Nuraeni seorang ibu menyusui warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Karawang menuai perhatian publik yang ditahan Pengadilan Negeri Karawang terkait perkara dugaan pelanggaran Undang-Undang Fidusia. Selasa (28/10/2025).

Ironisnya, penahanan itu dilakukan meski Neni memiliki bayi yang masih bergantung pada ASI. Akibatnya, sang anak sudah enam hari tidak mendapat ASI dan kini sakit demam.

Kuasa hukum Neni, Syarif Hidayat, SH, menilai penahanan ini tidak berperikemanusiaan dan mengabaikan hak anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Penahanan terhadap klien kami jelas melanggar hak anak. Sudah enam hari ditahan, bayi Neni kini sakit dan demam karena tidak mendapatkan ASI dari ibunya," tegas Syarif Hidayat.

Suami Neni, Denny Darmawan menceritakan kronologisnya, ia mengajukan kredit mobil di Adira Finance Cikarang pada tahun 2023 . Pengajuan kredit menggunakan nama Neni (istri) sebagai pihak yang disetujui, meski kendaraan seluruhnya digunakan oleh suaminya.

Angsuran hanya berjalan enam kali. Setelah itu, suami Neni diduga mengalihkan mobil kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Neni. Kendaraan tersebut kemudian dikabarkan hilang dan bahkan disebut-sebut sempat terbakar.

Adira melaporkan kasus ini ke Polres Karawang. Neni awalnya hanya diperiksa sebagai saksi. Namun, penyidik kemudian menaikkan statusnya menjadi tersangka, meskipun yang menguasai mobil adalah suaminya.

Polisi dan kejaksaan tidak melakukan penahanan saat penyidikan dengan alasan Neni masih memiliki bayi yang membutuhkan ASI.

22 Oktober 2025
Saat perkara masuk ke PN Karawang, situasi berubah. Hakim memerintahkan penahanan terhadap Neni sekitar pukul 18.00 WIB. Ia langsung dibawa ke Rutan Lapas Karawang.

23 Oktober 2025
Sidang pertama digelar. Kuasa hukum mengajukan permohonan pengalihan penahanan agar Neni tidak dipisahkan dari bayinya. Namun hingga hari keenam, permohonan belum dikabulkan.

28 Oktober 2025
Bayi Neni dilaporkan jatuh sakit dan mengalami panas tinggi karena tidak mendapat ASI sejak ibunya ditahan.

Dalam perkara ini, Jaksa Penuntut Umum menjerat Neni dengan Pasal 36 UU Fidusia Nomor 42 Tahun 1999 dan Pasal 372 KUHP (penggelapan). Namun, kuasa hukum menilai penerapan dua pasal ini keliru.

Fidusia adalah lex specialis, tidak boleh dicampurkan dengan pasal umum KUHP. Ini cacat formil dan dari awal kami melihat ada penerapan pasal yang tidak tepat," kata Syarif Hidayat.

Ia juga menyayangkan proses penyidikan yang menurutnya tidak menyentuh pihak-pihak penting lainnya, seperti notaris pembuat akta fidusia dan Kementerian Hukum dan HAM penerbit sertifikat fidusia.

Kuasa hukum menegaskan bahwa mereka tidak mempermasalahkan proses hukum, tetapi memohon agar hak anak didahulukan.

Silakan proses hukum berjalan, kami hormati. Tapi jangan korbankan anak yang masih menyusu. Ini soal kemanusiaan, bukan sekadar perkara kredit kendaraan," tegasnya. ***

Kodim 0604/Karawang Bersama YBMIS Resmikan Rumah Pelita 2 di Telukjambe

KARAWANG | Mediasinfo.net - Komitmen Yayasan Bersatu Membangun Indonesia Sejahtera (YBMIS) dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak kurang mampu kembali dibuktikan. Setelah hadir di Cikarang, kini yayasan tersebut meresmikan Rumah Pelita (Peduli Literasi Anak Indonesia) yang kedua di Jalan Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Selasa (28/10/2025).

Peresmian Rumah Pelita 2 ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Kodim 0604/Karawang. Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda di antaranya Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap S.I.P., M.I.P., Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, serta Ketua Persit KCK Cabang XXXI Kodim 0604/Karawang, Ny. Maya Naryanto.

Pendiri sekaligus Pembina YBMIS, Franky Moris Hutapea, menyampaikan bahwa Rumah Pelita hadir sebagai tempat pembinaan dan pendidikan alternatif bagi anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah. Menurutnya, program utama yang dijalankan adalah pendidikan kesetaraan mulai dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP hingga Paket C setara SMA.

“Melalui Rumah Pelita, kami membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang tertinggal karena faktor ekonomi atau situasi keluarga. Kami ingin memastikan mereka tetap memiliki kesempatan meraih masa depan,” ujar Franky.

Ia menyebutkan, YBMIS sudah menjalankan 347 aksi sosial dalam lima tahun terakhir. Targetnya, dalam satu hingga dua tahun ke depan, yayasan ini mampu menembus 1.000 aksi pendidikan dan sosial yang menjangkau wilayah Bekasi, Karawang, bahkan seluruh Jawa Barat.

Di sela acara peresmian, Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap memberikan apresiasi terhadap misi sosial yang dijalankan YBMIS. Menurutnya, kehadiran Rumah Pelita merupakan langkah nyata mendukung peningkatan indeks pembangunan manusia melalui jalur pendidikan.

“Pendidikan adalah salah satu indikator penting dalam indeks pembangunan manusia. Program seperti ini harus terus didukung agar anak-anak yang sempat kehilangan kesempatan tetap bisa belajar,” ucapnya.

Danrem juga menilai keberadaan Rumah Pelita merupakan bentuk investasi amal yang akan berdampak panjang bagi bangsa ke depan.

“Manusia terbaik adalah yang bermanfaat bagi sekitarnya. Mudah-mudahan dari tempat ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang berpendidikan dan berakhlak,” tambahnya.

Sementara itu, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto menegaskan bahwa program ini merupakan gerakan yang harus terus dijaga semangatnya. Ia menilai pendidikan adalah jalan utama mengubah kehidupan seseorang.

"Seperti yang sering disampaikan Pak Franky, cara terbaik mengubah nasib adalah melalui pendidikan. Karena itu, program seperti ini harus terus berjalan meski ada tantangan. Jangan menyerah, tetap melangkah maju,” tegasnya. (jide).

Kades Pancakarya : Jembatan Masih Berjalan Pembangunannya Ko di Bilang Mangkrak

KARAWANG | Mediasinfo.net - Tanggapi pemberitaan berjudul Proyek Jembatan Siluman Diduga Aspirasi Milik Dewan Provinsi Mangkrak, Warga Curigai Transparansi Anggaran, Kepala Desa Pancakarya akhirnya memberikan  penjelasan sekaligus hak jawab terkait informasi yang beredar. Selasa (28/10/2025).

Dalam keterangannya Kepala Desa Pancakarya Asep Sugianto menegaskan bahwa proyek jembatan yang dimaksud bukanlah proyek mangkrak, melainkan program pemerintah pusat melalui kegiatan PISEW (Peningkatan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

" Itu pekerjaan PISEW, bukan proyek aspirasi anggota dewan melainkan pekerjaan hasil kerja sama antara dua desa, yaitu Desa Pancakarya dan Desa Tanjungjaya dan saat ini pengerjaannya masih berjalan sedang tahap pengelasan rangka besi jembatan," jelas Asep Sugiarto.

Asep Sugianto pun menjelaskan bahwa struktur jembatan tersebut menggunakan material baja WF, CNP, dan wiremesh, yang sebelumnya telah melalui tahapan pengecoran beton. Saat ini, pekerjaan memasuki tahap pemasangan struktur baja oleh tenaga ahli las baja, dan akan dilanjutkan kembali oleh pekerja cor setelah tahap baja selesai.

" Struktur beton jembatan sudah selesai, sekarang masuk tahap struktur baja. Jadi bukan berhenti, tapi memang menyesuaikan proses kerja dan tenaga ahli di bidangnya,” terangnya.

Asep juga membeberkan bahwa proyek tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp235 juta, bersumber dari program Kementerian PUPR (Pusat) dan dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Antar Desa (KKAD). Jembatan tersebut menjadi akses utama yang menghubungkan Desa Pancakarya dengan Desa Tanjung Jaya, berfungsi penting sebagai jalur mobilisasi hasil pertanian dan aktivitas warga dua desa.

" Ini proyek strategis bagi warga kami. Tujuannya untuk meningkatkan mobilitas ekonomi, khususnya hasil produksi pertanian warga Pancakarya dan Tanjung Jaya," pungkas Asep Sugiarto.

Kepala Desa Pancakarya dengan adanya penjelasan tersebut berharap publik dapat memahami bahwa pengerjaan proyek PISEW tersebut masih berlangsung dan berjalan sesuai tahapan teknis. (red).
© Copyright 2019 Mediasinfo.net | All Right Reserved